Selasa, 25 Mei 2010

Berbagai Sikap Penghancur Karir

Amelia Ayu Kinanti - wolipop

img
dok. Thinkstock
Jakarta - Salah satu penghargaan dalam dedikasi kerja adalah mendapatkan promosi atau kenaikan jabatan. Namun ada beberapa sikap yang harus Anda hindari, agar terhindar dari penilaian negatif.

Si Pemalas
Selalu datang terlambat, terlalu banyak meminta izin, serta beralasan sakit saat diberi tugas adalah beberapa sikap yang akan membuat atasan tak lagi mengandalkan Anda. Jika Anda selalu tak hadir saat dibutuhkan, maka lama kelamaan, rekan kerja maupun atasan akan terbiasa bekerja tanpa bantuan Anda. Kehadiran Andapun tak lagi diharapkan di kantor.

Kabur Dari Tanggung Jawab

Tidak menyelesaikan tugas dengan baik, melempar tanggung jawab, serta menghindar dari berbagai pekerjaan, akan memberi penilaian buruk bagi karir Anda. Atasan akan melihat bahwa Anda tak lagi merasa antusias bekerja di perusahaan.

Tukang Gosip
Membocorkan rahasia perusahaan kepada siapa saja juga merupakan sikap yang sangat fatal dalam dunia kerja. Anda akan dianggap sebagai pengkhianat dan tak lagi dapat dipercaya.

Tak Menghargai Orang Lain
Ingin mendapat promosi bukan berarti Anda harus menyepelekan orang lain. Sikap tak menghargai akan membuat Anda tersingkir dari tim kerja yang solid. Saat tak ada lagi yang mau bekerja dengan Anda, maka karir Anda akan berakhir.

Si Penjilat
Menjadi seorang penjilat bukanlah ide yang bijaksana untuk mendapatkan sebuah promosi, apalagi Anda sampai menjegal teman sendiri dengan cara-cara yang tidak adil. Mungkin Anda bisa membuat bos terkesan dan berhasil membuatnya mengangkat Anda, namun bagaimana dengan bawahan dan tim kerja Anda?

Mereka justru akan menganggap Anda sebagai orang yang tak patut dihargai. Saat tim kerja yang Anda bawahi tidak solid, maka performa kerja pun akan menurun. Anda pun dianggap gagal.

(kee/fer)




http://www.wolipop.com/read/2010/05/19/123319/1359914/234/berbagai-sikap-penghancur-karir

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar